.Chicken katsu+sapo tofu brokoli seafood.

8 02 2010

Kemarin hari minggu 7 Februari, saya pulang ke jakarta hanya demi mengambil handphone saya yang tertingal di sana..hahaha.. how stupid silly me!! karena baru pulang sabtu pagi naik travel, jadilah ikut mama belanja ke pasar tradisional di rawamangun untuk kebutuhan 1minggu ke depan..

*jreng jreng jreng, tiba2 saya mempunyai ide untuk masak..hahaha..pengen bikin chicken katsu..akhirnya saya membeli bahan2 yg kira2 dibutuhkan (ngira2 sendiri kira2nya perlu apa) + masaka sapo brokoli tofu udang bakso jamur dan sayur tambahan laiinya.. waah mantap bener deh..saya baru merasakan sebenernya masak itu seru banget klo abis itu dimakan rame2 brg keluarga.. tau dah enak apa ga.. yg penting habis semua makanannya.. hehehe..

karena banyak banget bikin chicken katsunya, jadi lah dibawa hari ini ke bandung bersama tahu ayam telor yg dikukus + perkedel + ati ayam dan yg sangat tidak dapat ditemukan dimanapun sambel bajak terasi pedas yg mantap bikinan si iyuk di rumah..hehehhe.. buka puasa tadi pun sangat nikmat sekaliii..alhamdulillah.. :D :D :D

cheers,

enjoy your life to the fullest.. :D





.Penjadwalan-Schedulling.

4 02 2010

Baker (1974) mengatakan bahwa penjadwalan merupakan alokasi dari sumber daya terhadap waktu untuk menghasilkan sebuah kumpulan pekerjaan. Penjadwalan dibutuhkan untuk memproduksi order dengan pengalokasian sumber daya yang tepat, seperti mesin yang digunakan, jumlah operator yang bekerja, urutan pengerjaan part, dan kebutuhan material. Dengan pengaturan penjadwalan yang efektif dan efisien, perusahaan akan dapat memenuhi order tepat pada due date serta kualitas yang telah ditentukan.

Penjadwalan diperlukan ketika beberapa pekerjaan harus diproses pada suatu mesin tertentu yang tidak bisa memproses lebih dari satu pekerjaan pada saat yang sama. Penjadwalan yang baik akan memaksimumkan efektivitas pemanfaatan setiap sumber daya yang ada, sehingga penjadwalan merupakan kegiatan yang penting dalam perencanaan dan pengendalian produksi. Tahap perencanaan dan tahap implementasi dari kegiatan penjadwalan merupakan masalah yang kompleks.

Bedworth et al. (1987) mengidentifikasi beberapa tujuan dari aktivitas penjadwalan, yaitu yang pertama adalah meningkatkan utilisasi penggunaan sumber daya, atau dengan kata lain mengurangi waktu tungu dari sumber daya tersebut, sehingga total waktu proses dapat berkurang dan produktivitasnya dapat meningkat. Kedua, mengurangi work-in-process (barang setengah jadi), yaitu mengurangi rata-rata jumlah pekerjaan yang menunggu dalam antrian proses ketika sumber daya yang ada masih mengerjakan tugas lain, dan yang ketiga, mengurangi keterlambatan, yaitu menjamin pemenuhan due date. Setiap pekerjaan mempunyai due date masing-masing dan terdapat penalti apabila pekerjaan tersebut selesai setelah due date seharusnya. sehingga akan meminimasi biaya keterlambatan.

Permasalahan penjadwalan yang sebenarnya biasanya sangat kompleks, sehingga biasanya tidak disusun solusi yang memenuhi ketiga tujuan di atas. Terdapat berbagai jenis aturan dan algoritma dalam menjadwalkan produksi. Akan tetapi tidak ada algoritma terbaik yang dapat menghasilkan solusi optimal dalam menyusun penjadwalan produksi. Sehingga biasanya algoritma penjadwalan disusun berdasarkan sistem permasalahan di dunia nyata dan memenuhi sejumlah batasan-batasan yang ada.

Penelitian Rahmawati (2009) membahas mengenai pengembangan algoritma penjadwalan dengan menentukan ukuran batch atau pembagian batch produksi pada tiap order konsumen yang dapat meminimumkan banyaknya persedian barang setengah jadi pada gudang WIP dengan meminimasi total actual flow time, dengan berdasarkan pada pendekatan algoritma Ras (2002) dalam menentukan ukuran dan jumlah batch tersebut. Pada penelitian ini, pengembangan algoritma penjadwalan yang dilakukan tidak mempertimbangkan tahap insersi (penambahan) jadwal, apabila terdapat permintaan yang baru masuk ke dalam perusahaan. Selain itu, jenis mesin yang digunakan juga mesin tunggal karena pengujian data hanya dilakukan pada satu sel mesin tertentu yang tidak mencakup pemilihan jumlah mesin.

Kondisi common due date dapat diartikan kondisi order yang akan dikerjakan mempunyai due date yang sama. Pada kenyataan praktek di lapangan, banyak perusahaan yang mengalami kondisi order pesanan yang akan dikerjakan mempunyai due date yang berbeda-beda. Kondisi order dengan due date yang berbeda-beda ini dinamakan kasus multi due date. Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya, maka dapat dilihat terdapat peluang penelitian dengan melakukan penjadwalan batch pada job shop dengan kelompok mesin parallel yang mempertimbangkan due date yang berbeda-beda untuk tiap produknya (multi due date), dan dapat dilakukan insersi (penambahan) jadwal, apabila terdapat permintaan yang baru masuk ke dalam perusahaan. Kriteria performansi yang digunakan adalah dengan meminimasi total actual flow time.

Cheers,

Enjoy your life :D





.Buku putih Bank Century.

3 02 2010

JAKARTA, perbendaharaan.go.id – Menghadapi pemanggilan Pansus Bank Century pada hari Rabu lalu (13/01), Departemen Keuangan mengeluarkan Buku Putih:  Upaya Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Krisis.

Buku yang disusun oleh Tim Asistensi Sosialisasi Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan Depkeu yang beranggotakan 20 orang yang mencakup berbagai bidang, seperti bidang hukum, perbankan, dan auditing.

Buku ini diterbitkan dengan maksud sebagai informasi resmi kepada masyarakat mengenai kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah. Sehingga, diharapkan publik memiliki informasi yang proporsional.

Buku putih ini dapat diunduh melalui link ini.

ftp://ftp1.perbendaharaan.go.id/berita/2010/bukuputih_century.pdf

Selamat membaca. Anggota pansus juga boleh baca. hahaha.
klo bisa mau ngetag semua orang, tapi limited..hehehe..

Sumber : http://www.perbendaharaan.go.id/

Cheers,

Enjoy your life :D





.keluarzonanyaman.

14 10 2009

hari ini 14 oktober 2009..

saya ingin menulis, tapi saya bingung apa yang akan saya tulis..

sebenernya saya ingin sekali mengartikan nama dari blog saya ini “keluar zona nyaman”.. hal ini sangat sangat terjadi di hidup saya.. setiap saya menemukan sebuah “tempat” yang menurut saya nyaman, maka seringlah saya dihadapkan pada kondisi dimana saya harus keluar dari zona nyaman itu.. apapun itu bentuknya saya seperti “diharuskan” keluar untuk mencari zona-zona nyaman yang lain.. and honestly that’s so difficult for me to get “condition” where i could feel as comfort as i used to be.. so hard for me, i dont know for someone else to get their comfort zone only in a single minute maybe..

but, i learn so many things in my life.. thanks for everyone that make my life so wonderful.. i did not hate to someone, but there is “A” thing that could made me not comfort as we used to be in our last togetherness.. BIG sorry for all mistakes i ve made.. i didnt mean it.. im sure all of us grow in our mature own way.. we are an adult now, so please act like an adult one.. im trying too now..

dedicated for my first group in college.. i miss u all guys.. sorry for everything.. may success be with you all guys.. i pray for us..

cheers,

enjoy your life.. :)





.Sarjana Teknik Industri ITB.

19 09 2009

ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN…..

28 Agustus 2009 pukul 15.30

pengumuman kelulusan sidang sarjana saya diumumkan dengan nilai tugas sarjana A seminar A sehingga nilai tugas akhir A.. ya ALLAH terimakasihterimakasih..alhamdulillah.. puji syukur bangeet.. undescribeable..unbelieveable..unforgettable.. :)

berikut sebuah kata pengantar ucapan terima kasih saya kepada orang-orang sekitar saya yang selalu men-support dimana pun saya berada.. terima kasih terima kasih..

.Kata Pengantar.

Segala puji bagi Allah SWT saya panjatkan didalam hati yang terdalam atas rahmat, karunia, petunjuk, dan tuntunan-Nya yang telah diberikan kepada saya dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini. Sebuah tugas besar sarjana yang telah memberikan banyak pelajaran, baik pelajaran akademik maupun pelajaran kehidupan yang sangat rugi untuk disia-siakan. Perjuangan tugas sarjana ini hanya merupakan sebuah perjalanan kecil yang singgah di hidup saya. Masih banyak petualangan-petualangan lain diluar kehidupan sana.

Mungkin tidak hanya pada output saya melihat dari sebuah tugas sarjana. Proses merupakan hal yang terpenting dalam hal ini. Banyak keluhan, kesalahan, kebimbangan, ketelodoran, kemalasan yang saya buat. Akan tetapi hal inilah yang membuat saya banyak belajar, banyak menghargai, banyak mensyukuri, dan banyak belajar untuk ikhlas dalam mengerjakan apapun dalam kehidupan. Banyak sekali jalan tak terarah dan sangat berliku yang saya lalui. Akan tetapi dengan segala kebesaran-Nya, selalu ada sebuah jalan kecil dengan sebongkah harapan yang besar untuk dapat melanjutkan perjalanan singkat saya ini.

Terima kasih yang tak bisa saya ungkapkan betapa besarnya kepada kedua orang tua saya, Papa dan Mama, serta Adik yang selalu ada di hati saya, menghibur saya, menyayangi saya, mendukung saya, dan selalu membuat hati saya tersenyum untuk selalu bersyukur kepada-Nya, karena telah memberikan anugerah dengan memiliki Papa, Mama dan Alvin di hidup saya. Love you all more and more.

Terima kasih juga sangat besar saya ucapkan kepada dosen pembimbing, Prof. Dr. Ir. Abdul Hakim Halim, yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing, memberikan arah dan saran kepada saya dalam proses penyelesaian tugas sarjana ini. Terima kasih untuk kesabaran, kesempatan yang diberikan kepada saya untuk belajar dan akan belajar terus. Terima kasih juga saya ucapkan kepada dosen penguji Bapak Andi Cakravastia dan Bapak Sukoyo yang sudah memberikan saran, kritik, dan masukan yang membangun dalam penulisan tugas sarjana ini.

Terima kasih kepada Bapak Endang yang telah mengizinkan saya untuk melakukan penelitian tugas sarjana ini di PT. Stallion, Bapak Joko yang selalu saya buat repot dan dengan sabar membimbing, menjelaskan dan menyediakan semua data yang saya butuhkan. Terima kasih juga pada Bapak Sugeng, Bapak Ruskandar, yang telah menjelaskan banyak hal mengenai perusahaan ini kepada saya.

Terima kasih kepada sahabat saya Izki Aldrin Iswarna, Wisnu Eka Prawira, dan Ringgandini Anggitasari, terima kasih atas waktu, teladan, pelajaran, kesabaran, dan semuanya yang bisa membuat saya tambah dewasa dan mengerti arti kehidupan dan persahabatan itu sendiri. Terima kasih Bun untuk semuanya, still need you. Terima kasih kepada Asrininda Ferialdy, Dwi Arryma Niza, Inggita Prasasya, dan Hertyasti Pradita yang selalu menanyakan progres perkembangan TA saya dan tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada saya. Terima kasih kepada Dwi Hutapea, Sindy Allrani, Elisa Julietta, Putri Rine Anggraini, Gitaditya Witono, Dita Ayu Handari, teman berkeluh kesah, teman belajar yang menyebut dirinya kelompok belajar opor, meskipun saya menjadi anak baru, tapi saya merasa sangat diterima dan sangat amat nyaman di share house. I love you all my best friends, best i ever had.

Terima kasih kepada keluarga besar LSP 2005, tempat dimana saya bisa belajar, tertawa, mengeluh, bersenang-senang, bahkan tempat saya melarikan diri. Terima kasih kepada Fira Tanujaya yang memberikan ilham coding gantt chart yang sangat luar biasa, Krisjanuardi Aditomo sebagai seorang event organizer yang sangat handal dalam menangani semuanya, Irra Nur Hegwisi yang sangat amat bernyali dengan pulang kerumah naik motor meskipun itu tengah malam, Irwan Hernawan yang sangat berbakat menjadi orang sukses di kemudian hari, Bayu Panji Permono yang selalu menjadi teman seperjuangan fasttrack dan seperjuangan TA di stallion, Hardian Prabianto teman berantem yang sangat seru dan sangat jenius, dan memberikan ilham ke”optimal”an kepada saya yang sangat berarti, Gitaditya Witono yang saya kagumi dengan semua keunikan pemikirannya, Tendy Saktyaji yang sangat mengerti atas kelambatan saya dalam mengerjakan tugas, Alfie Novriansyah Zairul dengan semua bunyi-bunyian yang masuk ke telinga saya, Ivan Kristianto Singgih yang saya percayai akan menjadi seorang dosen yang akan dicintai oleh semua muridnya kelak, teman seperjuangan fast track, TA, Gana Respati yang menjadi inspirasi saya, seorang wanita yang tangguh dan telah membuat mata saya terbuka dalam belajar banyak hal untuk dapat menghargai hidup ini, Arviani Manahera yang meskipun semua orang mengatakan freak, tetapi bisa jadi wanita karir yang sukses dan mandiri, Nawaf Abdullah yang menjadi seorang teman yang sangat baik dan bisa dipercaya, dan Elisa Julietta Sirait yang mempunyai suara indah dan telinga yang bersedia saya limpahkan cerita-cerita tidak penting yang terjadi dikehidupan saya. Terima kasih juga untuk keluarga besar LSP 2003, 2004, 2006, Mas Iis, Mas Wisnu untuk ilmu ”merge” yang diberikan, serta tidak lupa kepada semua Dosen LSP yang sangat amat memfasilitasi kami, asistan LSP dalam mengejar cita-cita sarjananya. Terima kasih.

Terima kasih kepada Tim Basket Putri MTI, Santi Setyaningsih, Sekar Arrum, Sinta, Anindita Septadiani, Agnes Felicia, Audi Rachma, Henny Triana, Arlene Khrisnadewi, Tanya Sosromihardjo, Andani Agniputri, Aliya Paramitha, Dhanistha Sidhikara, Arfi Jayanti, Nurhartati Subarkah, Imaniar Satwika, Pratiwi Karim, Stephanie Amanda Lie, Nadya Natalia, Made, Annelis Ashita, yang telah memberi saya kesempatan belajar banyak hal dalam menjalani kehidupan lain selain akademik di dunia perkuliahan ini. Terima kasih juga untuk pelatih Edward Mulianto, Aji Wibowo, dan Tim Basket Putra MTI. Terima kasih juga kepada Tim Futsal Putri MTI, dan Tim Voli Putri MTI, I am proud to be part of the team.

Terima kasih kepada teman-teman TI 2005 yang selalu mengisi hari-hari saya dalam 4 tahun masa perkuliahan, Noviana, Shelly Wijaya, Mack Stanly, Didit Tri Rahardian, Edwin Kocil, Reza Aldi, Raden Nur Dias Muhammad, Reza Rizki Tri Putra, Abdullah Alaydrus, Mochammad Sandy, Zulmy Ikhsan Wiharsya, Wahyu Ajiprabowo, Primaghany, Reza Rizki Muttaqien, Galang Perdana Ananto, Reza Ardian, Sahat Martua, Daniel Sanjaya, dan semua TI 2005 yang terlalu banyak untuk di sebutkan. Terima kasih, terima kasih atas 4 tahun yang tidak akan saya lupakan dan akan selalu saya kenang di hidup saya. Terima kasih kepada teman-teman MTI, tempat belajar, bermain, berorganisasi, berinteraksi dan semuanya. Terimakasih untuk teman-teman TI 2002 sampai TI 2007.

Terima kasih kepada teman-teman di Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB, yang lagi-lagi telah memberi pandangan dan pemikiran lain dalam hidup saya, membuka mata saya bahwa dunia tidak sesempit itu. Terima kasih kepada Rudy Nasuha yang telah memperkenalkan kepada saya dunia ini, Shana Fatina seorang inspirasi saya dari SMA dan menjerumuskan saya ke dunia Teknik Industri dan, Yarri Prima Andistra, Pradipta Kameshwara, Panca Yudha Kurniawan, Jufri Sinurat, Daniel Aritonang, dan semua yang ada di kabinet, meskipun saya baru sebentar mengenal kalian, saya yakin kalian semua akan menjadi orang-orang yang hebat suatu saat.

Terima kasih kepada sahabat-sahabat saya di SMP dan SMA, Tito Husein Batubara buat semua curhat dan nasihat via YM-nya, Widy Krisna Dewi, Fitri Septi Anggraini, Diana Andarini, Handika Prasetya, Dyah Ayuningtyas, Tommy Raharja, Muhammad Rusydi, Janur Primaningsari, Rahma Evasari, Genazis Wikanta, Anggara Gilang Dwiputra, Veramytha Diah Utari, Muhammad Yoesoef, Anindita Triandari, Oktarinda Rahasya. Kalian semua tetap ada di hati saya, kapanpun dimanapun selalu.

Rully, Kak Lely, yang secara langsung maupun tidak langsung banyak membantu dalam penyelesaian tugas sarjana ini. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan secara eksplisit dalam tulisan ini, saya bukanlah seseorang tanpa adanya kalian semua. Saya sadar akan ketidaksempurnaan tugas sarjana ini, tetapi saya berharap dapat memberikan sesuatu yang insyaAllah dapat berguna dan bisa memberi manfaat.

Bandung, Agustus 2009

Silvia Rahmawati





.Camouflage.

11 08 2009

Sebuah kata yang ingin disampaikan

Mungkin bukan kata lebih tepatnya

Sebuah kalimat yang ingin disampaikan

Mungkin bukan kalimat lebih tepatnya

Keinginan ya sebuah keinginan yang ingin disampaikan

Sebuah keinginan yang sepertinya tidak akan terwujud

Sebuah keinginan yang hanya menjadi sebuah angan

Karena hati tidak dapat berdusta

Mesti sikap menyatakan lain

Jauh sudah jauh aku terperangkap

Dalam dekapan

Dalam pelukan

Dalam kecupan

Aku tidak dapat melupakannya

Meskipun hanya satu detik

Terlalu kuat rasa ini

Selalu menginginkanmu di setiap nafasku

Selalu mendambakan hadirmu di setiap gerakku

Selalu merindukan belaianmu di setiap hariku

Kenapa kenapa

Saya sendiri pun tidak akan pernah tahu jawabannya

Rasa ingin memiliki ini terlalu kuat

Hingga sikap buruk yang terlihat pun hanya sebuah camouflage

Untuk melupakanmu

Untuk menjauhimu

Dari hidupku dari mimpiku

Karena satu yang kuyakini

Semua akan indah dengan cara dan waktu yang tepat

Belajar dari kesalahan

Jangan mendahului keindahan dan kebahagian disaat yang tidak tepat

Saya menyesal

Menyesal mendahului sebuah cinta dengan sebuah yang terlarang

Hanya dengan nafsu sesaat

Pahit sangat pahit akhirnya

Saya menyesal





.Heal The World.

27 06 2009

In Memoriam Michael Joseph Jackson.. Kata temen gw, beliau meninggal dalam keadaan Muslim.. Thanks God.. :)

ini laguu kereeen banget.. kenapa sih harus ada peperangan disanasini.. cuma buat ego beberapa pihaak aja.. pikirin kebutuhan orang lain donk akan rasa damai aman sejahtera.. piss ah..

.Heal The World.

spoken:
Think about the generations and to say we want to make it a better
world for our children and our children’s children. So that they know
it’s a better world for them; and think if they can make it a better
place.

There’s a place in your heart
And I know that it is love
And this place could be much
Brighter than tomorrow.
And if you really try
You’ll find there’s no need to cry
In this place you’ll feel
There’s no hurt or sorrow.
There are ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space, make a better place.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

If you want to know why
There’s a love that cannot lie
Love is strong
It only cares for joyful giving.
If we try we shall see
In this bliss we cannot feel
Fear or dread
We stop existing and start living
Then it feels that always
Love’s enough for us growing
Make a better world, make a better world.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race.
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

Bridge:
And the dream we would conceived in
Will reveal a joyful face
And the world we once believed in
Will shine again in grace
Then why do we keep strangling life
Wound this earth, crucify it’s soul
Though it’s plain to see, this world is heavenly
Be God’s glow.

We could fly so high
Let our spirits never die
In my heart I feel
You are all my brothers
Create a world with no fear
Together we’ll cry happy tears
See the nations turn
Their swords into plowshares
We could really get there
If you cared enough for the living
Make a little space to make a better place.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

Refrain (2x)

There are people dying if you care enough for the living
Make a better place for you and for me.
There are people dying if you care enough for the living
Make a better place for you and for me.

enjoy your life.. :)





.Sistem Produksi Toyota.

15 06 2009

Analisis terhadap aspek budaya

Prinsip 9 : Kembangkan pemimpin yang benar-benar memahami pekerjaannya, menjiwai filosofi, dan mengajarkannya kepada orang lain.

  1. Kembangkan pemimpin dari dalam organisasi, dan bukan membeli mereka dari luar organisasi
  2. Jangan memandang pekerjaan seorang pemimpin hanya sekedar menyelesaikan tugas dan memiliki keterampilan mengelola orang. Pemimpin harus menjadi panutan dalam filosofi perusahaan dan cara melakukan bisnis.
  3. Seorang pemimpin yang baik harus memahami pekerjaan sehari-hari secara detil sehingga dia dapat menjadi guru terbaik untuk filosofi perusahaan anda.

Seorang pemimpin harus memberikan dampak yang luar biasa pada sebuah perusahaan. Bagaimana caranya seorang pemimpin bisa membawa budaya perubahan yang luar biasa untuk menyembuhkan atau memulihkan sebuah perusahaan yang sedang sakit. Pemimpin yang harus dikembangkan adalah pemimpin dari bagian perusahaan juga yang sudah lama dan mengerti benar sejarah dan budaya dari Toyota ini dari hari ke hari. Hal ini agar dapat menghilangkan konsep Muri (ketidakseimbangan) ditempat kerja pada bagian eksekutif.

Seorang pemimpin harus mempunyai elemen kritis dan budaya dari Genchi Genbutsu yang artinya memahami secara mendalam situasi sebenarnya secara detail dan para pemimpin harus menunjukkan kemampuan dan mengerti bagaimana pekerjaan diselesaikan di tingkat lantai pabrik Toyota. Selain itu, ajaran tentang kepemimpinan penting lainnya dari Toyota Way adalah upaya yang dilakukan untuk mendukung budaya yang menciptakan lingkungan organisasi pembelajar. Dengan istilah Deming, Toyota menggunakan ”kepatuhan pada tujuan” diseluruh elemen organisasi yang memberi dasar bagi kepemimpinan yang konsisten dan positif serta lingkungan untuk belajar.

Pandangan seorang pemimpin Toyota terhadap Toyota Production System, yaitu sistem manajemen operasi untuk mencapai sasaran yaitu kualitas terbaik, biaya terendah, dan lead time terpendek dengan cara mendorong orang menuju ke sasaran.

Penerapan Genchi Genbutsu dapat dengan mudah diikuti pada lantai produksi, hal ini juga berlaku pada eksekutif dan manajer yang harus melihat langsung, dan memahami benar situasi sebenarnya di tingkat pengerjaan. Inti utama dari filosofi Toyota adalah bahwa budaya harus mendukung orang dalam pekerjaannya. Manajemen harus memperlihatkan komitmennya pada kualitas tiap hari. Budaya yang ingin diciptakan adalah mendahulukan kualitas dan mendahulukan keselamatan kerja. Pada intinya, budaya yang ingin dibangun adalah kembangkan pemimpin yang benar-benar memahami pekerjaannya, menjiwai filosofi, dan mengajarkannya kepada orang lain.

Prinsip 14 : Menjadi suatu organisasi pembelajar melalui refleksi diri tanpa kompromi (hansei) dan peningkatan berkesinambungan (kaizen).

  1. Setelah anda mendapatkan proses yang stabil, gunakan alat-alat peningkatan berkesinambungan untuk mencari akar penyebab inefisiensi dan terapkan cara penanggulan dengan efektif.
  2. Rancang proses yang hampir tidak memerlukan persediaan. Hal ini akan membuat waktu dan sumber daya yang disia-sia kan menjadi kelihatan jelas bagi semua orang. Ketika pemborosan terlihat, biarkan karyawan menggunakan proses peningkatan berkesinambungan (kaizen) untuk menghilangkannya.
  3. Lindungi pengetahuan dasar organisasi dengan mengembangkan personil yang tetap, promosi secara perlahan, dan sistem suksesi yang sangat hati-hati.
  4. Gunakan hansei (refleksi diri) pada tahap-tahap penting dan kembangkan jalan keluar untuk menghindari kesalahan yang sama.
  5. Belajar dengan menstandarisasikan praktik-praktik terbaik dan tidak menemukan ulang hal yang sama dengan setiap proyek baru dan setiap manajer baru.

TPS dirancang untuk mendorong anggota kelompok untuk berpikir dan belajar dan berkembang. Toyota Way melibatkan pembelajaran organisasi dari kesalahannya, menentukan akar penyebab dari permasalahan, menyediakan tindakan penanggulangan yang efektif, memberdayakan karyawan untuk mengimplementasikan tindakan tersebut, dan mempunyai proses untuk mentransfer pengetahuan baru kepada orang yang tepat. Prinsip yang utama adalah bagaimana mengidentifikasi akar penyebab masalah dan mengembangkan tindakan penanggulangan.

Kaizen, pada intinya merupakan sebuah pembelajaran sikap dan pola pikir dari semua pemimpin dan karyawan, sebuah sikap dari refleksi diri sendiri bahkan kritik pada diri sendiri, sebuah keinginan yang membara untuk berkembang. Sedangkan Hansei, yang berarti refleksi diri, tanggung jawab, dan pembelajaran organisasi. Dengan toyota mempunyai budaya terus berefleksi diri, maka Toyota akan mempunyai kesempatan untuk melihatnya tumbuh dan berkembang dalam cara baru. Jika seseorang mengakui telah melakukan kesalahan, mereka akan belajar dari kesalahan itu.

Analisis perbedaan budaya pendukung tersebut di Jepang dan di Indonesia

Perbedaan budaya pendukung indonesia dan Jepang adalah:

Di Jepang, pemimpin benar-benar memahami pekerjaannya, menjiwai filosofi, dan mengajarkannya kepada orang lain. Sedangkan di Indonesia, sifat pemimpin tidak murni seperti ini. Masih banyak perusahaan-perusahaan yang juga memikirkan masalh pertumbuhan politik, sehingga terkontaminasi jalur pikirannya. Pada dasarnya tiap pemimpin seharusnya dipilih berdasarkan kemampuan dan memahami pekerjaan yang akan dipimpinnya, tetapi di Indonesia kurang sifat mengajarkan kepada para bawahannya. Seperti salah satu budaya genchi genbutsu, tidak semua pegawai akan melihat masalah secara detail dan menyeluruh. Masih banyak karyawan yang mempunyai komitmen yang kurang terhadap perusahaan dan cenderung ”cuek” dan tidak terlalu peduli terhadap profit perusahaan, karena kebanyakan pekerja di Indonesia bekerja hanya untuk uang. Dimana ada uang lebih, disitulah para pekerja akan bekerja lebih giat. Dimana ada iming-imingan uang, disitulah para pekerja akan berebut untuk menjadi posisi yang paling tinggi demi mendapatkan uang yang lebih banyak.

Selain itu, di jepang sangatlah menjunjung tinggi 2 prioritas, yaitu mendahulukan kualitas dan mendahulukan keselamatan kerja. Budaya prioritas kualitas dan keselamatan kerja inilah yang dijunjung tinggi oleh perusahaan di Jepang. Sedikit berbeda dengan di Indonesia, hanya faktor kualitas saja yang jauh lebih diutamakan, sedangkan masalah keselamatan dan kesehatan kerja kurang diperhatikan. Hal ini dapat dilihat dengan belum optimalnya pemakaian Alat Pelindung Diri pada para operator dan pekerja, yang dapat disebabkan pemberian pengetahuan oleh perusahaan pada pekerja juga sangat kurang, sehingga banyak pekerja yang ”menyepelekan” penggunaan alat-alat keselamatan kerja.

Perbedaan yang lain dapat dilihat dari budaya hansei (refleksi diri), yaitu untuk jujur mengakui kesalahan/kelemahan dan memperbaiki kelemahan. Para pekerja di Indonesia alangkah baiknya apabila lebih banyak membahas kelemahan dari pada keberhasilan, sehingga dapat dijadikan sebagai proses belajar untuk perbaiki diri dengan tujuan peningkatan yang lebih baik dan berkesinambungan. Para pekerja di Jepang juga merupakan seseorang yang Hard-working dan pantang menyerah. Disitu pula terdapat perbedaan dengan para pekerja di Indonesia yang bekerja untuk uang, sehingga kurang memperhatikan kualitas.

Analisis bagaimana proses / mekanisme perubahan budaya yang dibutuhkan

Memang sulit dalam mengubah budaya yang sudah terlanjur berkembang pada sebuah oraganisasi, akan tetapi bukanlah hal yang tidak mungkin. Budaya akan dapat berubah apabila dijadikan sebuah “kebiasaan” dengan komitmen yang tinggi. Beberapa mekanisme yang harus dilakukan untuk merubah budaya menjadi lebih baik adalah :

  1. Merubah orientasi dari “Money oriented” menjadi “productivity oriented”. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan profit perusahaan. Mulai berfokus pada bagaimana meningkatkan ukuran peningkatan yang agresif bagi perusahaan.
  2. Menciptakan organisasi pembelajar. Hal ini memang membutuhkan waktu yang lama dan upaya yang sangat besar. Dimulai dengan menerapkan prinsip siklus pembelajaran Plan-Do-Check-Action, memunculkan masalah ke permukaan, menciptakan cara penggunaan masalah, dan mengevaluasi hasil. Organisasi pembelajar yang efektif akan terusmelakukan pemerikasaan dan memastikan semua sudah bekerja dengan baik dan sesuai prosedur, dan menciptakan proses agar lebih mengalir
  3. Hard-working dan pantang menyerah. Tanamkan sifat-sifat ini pada setiap individu pekerja maka budaya untuk terus melakukan perbaikan akan tercipta. Dalam bahasa jepangnya biasa disebut Ganbattedo your best – lakukan yang terbaik.
  4. Mulai membudayakan untuk berpikir bagaimana cara untuk me-reduce cost atau biaya, untuk mendapatkan profit yang lebih besar. Bagaimana cara kita berpikir untuk menghasilkan biaya yang seminimum mungkin dan meminimasi segala jenis pemborosan (waste).
  5. Memberikan pengetahuan tentang kesehatan dan keselamatan pekerja, dengan membudayakan pemakaian alat pelindung diri untuk para pekerja. Bagaimana perusahaan memberi perhatian lebih terhadap keselamatan dan kesehatan para pekerja
  6. Membudayakan untuk terjun secara langsung dan melihat permasalahan apa yang sebenarnya terjadi pada sistem produksi, jangan hanya berpangku pada teori dan hasil yang diperoleh dari pengolahan data.




.Living In A World Without You.

9 06 2009

It’s hard to believe that it came to this
You paralysed my body with a poison kiss
For 40 days and nights I was chained to your bed
You thought that was the end of the story
Something inside me called freedom came alive
Living in a world without you

You told me my darling
Without me you’re nothing
You taught me to look in your eyes
And fed me your sweet lies

Suddenly someone will stare in the window
Looking outside at the sky that had never been blue
Oh there’s a world without you
I see the light
Living in a world without you
Oh there is hope to guide me
I will survive
Living in a world without you

You put me together
Then trashed me for pleasure
You used me again and again
Abused me, confused me

Suddenly naked I run through your garden
Right through the gates of the past and I’m finally free
Oh there’s a world without you
I see the light
Living in a world without you
Oh there is hope to guide me
I will survive
Living in a world without you

It’s hard to believe that it came to this
You paralysed my body with a poison kiss
For 40 days and nights I was chained to your bed
You thought that was the end of the story
Something inside me called freedom came alive
Living in a world without you

Oh there’s a world without you
I see the light
Living in a world without you
Oh there is hope to guide me
I will survive
Living in a world without you

huaaa,, suka banget ama lagu nya the rasmus iniiii…

cheers,

enjoy your life.. :)





.Punya blog??.

6 06 2009

suatu hari ada seseorang teman saya yang bertanya:

“Buat apa sih punya blog??buat pamer??”

entah kenapa ya gw ga suka bangeeeeet ama kalimat tanya yang terakhir ini.. yah meskipun gw ga langsung bilang saat itu juga,, tapi gua akan menjawabnya lewat blog gw ini..

gw sangat ga berniat (kepikiran juga ga) buat pamer diri ko ke orangorang.. cuma pengen apa yang gw rasain, apa yang gw pikirkan, apa yang gw alamin, apa pendapat gw ttg sesuatu itu dibaca ama orang.. ntah orang mau baca apa ga ya terserah dia..toh gw punya kepuasan tersendiri dalam menuliskan sesuatu.. sukur2 ada yang menanggapi atau mengkritik.. saya sangat menghargai dan menjunjung tinggi keberadaan sebuah kritik.. karana menurut saya, dari kritik itulah seseorang akan BANGUN, TERSADAR, dan BELAJAR untuk terus menghargai hidup untuk tidak di sia-sia kan dan insya4JJI akan terus menuju hidup yang jauh lebih baik lagi..

Silvy yang masih ingin terus memperbaiki semua kesalahan

Silvy yang masih terus belajar untuk mau menghargai hidup

Silvy yang masih ingin membahagiakan papa mama

Silvy yang masih pengen hidup mandiri tanpa nyusahin papa mama

cheers,,

enjoy your life.. :)